Pelalawan, riaudetil.com – Kabupaten Pelalawan tahun 2026 ini mendapat dukungan peningkatan jalan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Riau.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bappeda Pelalawan, Tengku Muhammad Syukran,S.Sos., M.E., kepada riaudetil.com, Senin (5/10/2026).Menurutnya, alokasi anggaran untuk Kabupaten Pelalawan senilai Rp.24 miliar untuk peningkatan jalan aspal sepanjang 3 kilometer dan saat ini dalam proses lelang.
“Hasil pembahasan dan usulan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, alokasi anggaran IJD diperuntukkan untuk peningkatan jalan aspal di ruas Kampung Baru – Trimulya Jaya, Kecamatan Ukui,” ucapnya.
Lanjut Syukran, upaya Pemkab Pelalawan dalam mengusulkan pembangunan kualitas jalan melalui tahapan dan proses dengan terus berkoordinasi bersama BPJN Riau dan Dinas PUPR PKPP.
“Alhamdulillah kita tahun ini mendapat alokasi IJD. Pemkab melalui Bupati, Wakil Bupati dan Sekda bersama OPD terkait terus melakukan upaya pembangunan melalui sejumlah usulan ke pusat dengan tetap berkoordinasi bersama pihak Provinsi,” ujarnya.
Terkait alasan diusulkannya ruas Kampung Baru – Trimulya Jaya, Kecamatan Ukui, Syukran menyebut karena validasi kesiapan dokumennya sudah ada di Kementerian PU. Selain itu, untuk mendukung akses dan konektivitas kantong-kantong ekonomi seperti perkebunan sawit.
Terpisah, Kepala Dinas PUPR Pelalawan, Irham Nisbar, ST., MT., menyebutkan langkah Pemkab dalam peningkatan kualitas jalan terus dilakukan.
“Alhamdulillah kita dapat tahun ini dan akan terus memperjuangkan ruas-ruas jalan yang perlu peningkatan maupun ruas jalan baru ke depannya,” ungkapnya.
Irham menambahkan, alasan ruas Kampung Baru – Trimulya Jaya diusulkan karena sebelumnya pernah ada peningkatan jalan pada tahun 2000-an yang aksesnya saling menyambung. Selain berbatasan dengan Inhu, akses tersebut juga terhubung ke kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dan meningkatkan akses ekonomi perkebunan sawit.(ZoelGomes)
