KAMPAR(riaudetil) – Sebagai Upaya Penyelamatan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan perlindungan kesehatan hewan ternak di Kabupaten Kampar, Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar mengikuti Akselerasi Vaksinasi PMK secara serentak se-Indonesia tahun 2026.
Kegiatan Akselerasi Vaksinasi PMK Nasional Tahun 2026 ini dipusatkan di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, dan diikuti oleh seluruh provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia secara berani dari tempat pelaksanaan vaksinasi PMK di masing-masing wilayah.
Kepala Disbunnak Keswan Kampar, Marahalim, S.Pt melalui Plt Kabid Kesehatan Hewan Azto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan daerah terhadap program nasional Akselerasi Vaksinasi PMK.
“Kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Pemerintah menetapkan dua periode Bulan Vaksinasi PMK tahun 2026, yaitu Januari–Maret dan Juli–September, untuk menjaga kekebalan ternak tetap optimal,” paparnya.
Azto menyebut Upaya ini bertujuan mencegah infeksi sekunder, menurunkan angka kematian ternak di bawah 5%, serta memastikan hewan ternak dalam kondisi sehat dan produktif.
“Akselerasi ini didukung dengan penguatan pengawasan dan pengobatan tepat guna di lapangan, memastikan komitmen pemerintah dalam mengatasi PMK secara berkelanjutan,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).
Disbunnak Keswan Kampar bersama Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, pejabat eselon III, ketua tim, serta seluruh petugas vaksinator dan pegawai UPT Pengembangan Ternak dan Pakan (PTP) DPKH Provinsi Riau mengikuti Akselerasi Vaksinasi PMK Nasional melalui Zoom Meeting yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ketua Kelompok P3H Direktorat Kesehatan Hewan, drh. Armin Riandi, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan Arahan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan yang diwakili oleh Direktur Kesehatan Hewan, Bapak drh. Hendra Wibawa, M.Si., Ph.D.
Dalam pelaksanaannya, dilakukan sesi interaktif menyapa langsung program vaksinasi daerah. Provinsi Riau telah menerima bantuan vaksin PMK sebanyak 20.000 dosis dari Pemerintah Pusat, dan hingga saat ini telah mendistribusikan 12.250 dosis ke kabupaten/kota.
Target vaksinasi PMK di Provinsi Riau pada bulan Februari sebanyak 10.000 dosis dan bulan Maret sebanyak 10.000 dosis, sebagai bagian dari percepatan vaksinasi PMK tahap pertama periode Januari–Maret 2026, yang akan dilanjutkan tahap kedua pada Juli–September 2026.
Melalui kegiatan ini, DPKH Provinsi Riau berharap pelaksanaan vaksinasi PMK dapat berjalan optimal dan berkelanjutan guna melindungi kesehatan hewan ternak, menjaga produktivitas peternakan, serta mendukung ketahanan pangan di Provinsi Riau.**

