PHR Regional 1 Raih 15 Penghargaan PROPER, Zona 1 Ambil Peran Lewat Program Berkelanjutan

PHR Regional 1 Raih 15 Penghargaan PROPER

RIAUDETIL.COM, JAMBI – Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 kembali menunjukkan kinerja apik dalam pengelolaan lingkungan dengan meraih 10 penghargaan PROPER Hijau dan 5 PROPER Biru dalam ajang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia di Jakarta pada Selasa (7/4/2026) lalu.

Capaian ini menegaskan bahwa PHR Regional 1 tidak hanya memenuhi standar kepatuhan (compliance) yang ditetapkan pemerintah, tetapi juga mampu melampaui ketentuan melalui berbagai inovasi dan praktik keberlanjutan di lapangan.

Peringkat PROPER Biru yang diraih menunjukkan bahwa perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan regulasi lingkungan, sementara raihan PROPER Hijau mencerminkan upaya lebih dari sekadar kepatuhan, melalui efisiensi sumber daya, inovasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Vice President HSSE PHR Regional 1, Tujuan Sanggam Silaen, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil komitmen kolektif seluruh insan perusahaan dalam memastikan aspek lingkungan menjadi bagian integral dari operasional.

“PHR harus comply terhadap komitmen lingkungan, sekaligus menunjukkan kepemimpinan pada aspek-aspek lingkungan di setiap kegiatan operasional. Ini bukan hanya kewajiban, tetapi bagian dari tanggung jawab kami dalam menjaga keberlanjutan,” ujar Tujuan, Selasa (14/4/2026).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PHR Regional 1 terus mengupayakan keselarasan antara kegiatan operasional hulu migas dengan regulasi yang berlaku, khususnya dalam mendukung ketahanan energi nasional.

“Kami terus mengupayakan pemenuhan peraturan-peraturan terkait kegiatan operasi, termasuk dalam mendukung ketahanan energi melalui berbagai inisiatif efisiensi energi dan edukasi kepada pekerja serta masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bagian dari implementasi nyata di lapangan, sejumlah program unggulan menjadi kontributor penting dalam capaian PROPER tahun ini. Di wilayah kerja PHR Regional 1 Zona 1, PEP Rantau mengembangkan program Eco Inovasi SALI X PEP (Saringan Ulir Pertamina EP), yang berfokus pada peningkatan efisiensi operasional melalui perbaikan downhole equipment pada sumur SRP.

“Program ini mengusung pendekatan ekonomi sirkular dan berhasil menurunkan konsumsi solar secara signifikan hingga 94.500 liter, sekaligus mengurangi emisi ke lingkungan berupa CO2 sebesar 245 ton, CH4 sebesar 0,01292 ton, dan N2O sebesar 0,01292 ton,” terangnya.

Hasil kajian Life Cycle Assessment (LCA) menunjukkan bahwa inovasi ini memberikan dampak positif yang luas, antara lain penurunan pada kategori global warming potential, potensi penipisan ozon, potensi hujan asam, eutrofikasi, photochemical oxidation, toxicity, hingga cumulative energy demand.

“Sementara itu, PHE Jambi Merang menghadirkan Program Beeyond Honey sejak 2021 sebagai inovasi pelestarian keanekaragaman hayati berbasis pemberdayaan,” jelasnya.

Program ini mencakup budidaya dan konservasi lebah (Bee at Forest), edukasi dan diversifikasi produk (Bee at School) serta penguatan kesadaran masyarakat (Bee at Community), yang diperkuat dengan pemanfaatan limbah sarang lebah menjadi produk bernilai ekonomi seperti lilin batik dan aromaterapi oleh kelompok rentan binaan.

“Hingga saat ini, terdapat 700 kotak atau koloni lebah yang dibudidayakan. Beeyond Honey menjadi model pemberdayaan yang tidak hanya menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi inklusif bagi masyarakat sekitar,” sambungnya.

Dari bentang pesisir, PEP Pangkalan Susu mengembangkan Program Paluh Asri sebagai upaya terpadu yang mengintegrasikan rehabilitasi mangrove dengan pemberdayaan ekonomi pesisir.

Melalui penguatan Kelompok Tani Hutan, program ini mendorong pengolahan sampah organik menjadi kompos serta inovasi produk olahan ikan bernilai tambah yang mendukung peningkatan gizi ibu hamil dan balita stunting, sekaligus mengembangkan ekowisata, edukasi lingkungan, dan kuliner berbasis sumber daya lokal.

Rangkaian program tersebut menjadi cerminan bagaimana pendekatan berbasis inovasi dan pemberdayaan dijalankan di wilayah operasi Zona 1 sebagai bagian dari PHR Regional 1, menghadirkan praktik keberlanjutan yang tidak hanya adaptif terhadap tantangan lokal, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat secara berimbang.

Menurut Tujuan, capaian PROPER tahun ini juga menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk melakukan evaluasi guna memastikan pengelolaan lingkungan selalu mematuhi standar dan ketentuan pemerintah terkini dan melakukan inovasi-inovasi yang mendukung efisiensi sumberdaya, keberlanjutan lingkungan dan keberlanjutan perusahaan, serta sejalan dengan arah kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto dan PT Pertamina (Persero).

“PHR Regional 1 berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola lingkungan yang berkelanjutan, memastikan kepatuhan tidak hanya menjadi target minimum, tetapi berkembang menjadi budaya kerja yang melekat di seluruh lini operasional,” ujarnya.

Ke depan, perusahaan akan terus melakukan peningkatan melalui inovasi, penguatan sistem manajemen lingkungan, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, guna memastikan kontribusi optimal terhadap ketahanan energi nasional yang berwawasan lingkungan.

Berikut daftar lengkap penerima PROPER di Lingkungan PHR Regional 1

PROPER Hijau
1. PT Pertamina EP Field Rantau
2. PHE Jambi Merang
3. PT Pertamina EP Field Ramba
4. PHE Ogan Komering
5. PT Pertamina EP Field Pendopo
6. PHE Raja Tempirai
7. PT Pertamina EP Field Adera
8. PT Pertamina EP Field Prabumulih
9. PT Pertamina EP Field Limau
10. PT Pertamina EP Field Pangkalan Susu

PROPER Biru
1. PHE NSO
2. PT Pertamina EP Field Jambi
3. PT Pertamina Hulu Rokan – Bekasap Rokan
4. PT Pertamina Hulu Rokan – Duri Steam Flood
5. PT Pertamina Hulu Rokan – Minas Siak. ** (Man)