Pelalawan,riaudetil.com – Beberapa hari belakangan ini, langit Pelalawan kembali diselimuti kabut asap kiriman dari Provinsi Tetangga.Kualitas udara di Kabupaten Pelalawan terpantau dalam Sangat Tidak Sehat hari ini Rabu (14/10/2026) pukul 18.00 wib.
Hal ini dibenarkan Zulfan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan kepada riaudetil.com.Menurutnya, kondisi karhutla saat ini di Jambi dan Palembang masih cukup tinggi.
” Arah angin masih dari Selatan ke Utara.Imbasnya, Pelalawan kembali diselimuti asap.Masyarakat diminta untuk menjaga kesehatan dengan menggunakan masker saat beraktivitas diluar,” ucapnya.
Saat ini, sambung Zulfan untuk Kabupaten Pelalawan nihil hotspot dan firespot dengan tetap waspada karhutla, ucapnya.
Berdasarkan data ISPUnet KLHK pada 14 Oktober 2026 pukul 18:00 wib, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kabupaten Pelalawan tercatat 267 dengan parameter kritis PM2.5, masuk kategori *SANGAT TIDAK SEHAT*.
Artinya, tingkat kualitas udara yang dapat meningkatkan risiko kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.
Dari grafik ISPU, PM10 tercatat 200, PM2.5 267 sebagai yang tertinggi, sementara parameter lain seperti SO2 0, CO 0, O3 3, NO2 16, HC 0. Kondisi kelembaban 82,05%, tekanan udara 1.008 mBar, suhu 30°C.(ZoelGomes)
