ISPA di Pelalawan Tembus 2.220 Kasus, Balita dan Anak Jadi Kelompok Paling Rentan Terdampak Kabut Asap

Pelalawan, riaudetil.com –  Dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan masih berlanjut.

Dinas Kesehatan mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) tembus 2.220 pasien hingga per 16 September 2026.

Hal ini disampaikan Asril,M.Kes Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan kepada riaudetil.com, Rabu (16/9/2026).Menurutnya, sepekan terakhir terjadi penurunan pasien yang mengidap ISPA.

” Jika dibandingkan saat karhutla di Kecamatan Kerumutan yang terjadi hampir sebulan, rata – rata perhari pasien paling banyak mencapai 80 hingga 90 orang.Namun saat ini paling banyak 30 hingga 40 pasien saja,” bebernya.

Asril mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan, dan segera memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat jika mengalami gejala batuk, pilek, sesak dan demam.

” Pengawasan terhadap balita dan anak – anak juga harus menjadi perhatian para orang tua yang rentan terdampak kabut asap,” ujarnya.

Dari data rekap Puskesmas dan Rumah Sakit se-Pelalawan, kasus didominasi kelompok Dewasa (19-59 tahun) sebanyak 724 kasus, disusul Balita (0-<5 tahun) 529 kasus dan Anak (5-9 tahun) 429 kasus.

Puskesmas dengan kasus tertinggi:

1. Pangkalan Kuras I dan Kerumutan: masing-masing 446 kasus – tertinggi

2. Pangkalan Kerinci I : 261 kasus

3. Ukui  221 kasus

4. Bandar Petalangan 159 kasus

Rincian lengkap:

– Balita (0-<5 Th): 529 pasien (Laki – laki 295, Perempuan 234)

– *Anak (5-9 Th): 429 pasien (Laki – laki 215, Perempuan 214)

– Remaja (10-18 Th): 414 pasien (Laki – laki 211, Perempuan 203)

– Dewasa (19-59 Th) : 724 pasien (Laki – laki 337, Perempuan 387)

– Lansia (>60 Th) :124 pasien (Laki – laki 66, Perempuan 58)

Total laki-laki 1.124 pasien dan perempuan 1.096 pasien.(ZoelGomes)