Bupati Zukri dan Wakapolres Turun Langsung Padamkan Karhutla Lahan Gambut Seluas 30 Hektar di Desa Rantau Baru 

Pelalawan, riaudetil.com – Bupati Pelalawan H.Zukri, SM.MM bersama Wakapolres Kompol Asep Rahmad, SH.S.IK,MM dan Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Shilton, S.IK.MH turun langsung bersama 14 personil gabungan memadamkan lahan yang terbakar di desa rantau baru Kecamatan Pangkalan Kerinci.

 

Lokasi kebakaran berada di Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci dengan empat titik koordinat. Lahan yang terbakar merupakan lahan gambut seluas lebih kurang 30 Ha yang ditumbuhi tanaman kelapa sawit dan semak belukar.

 

Sebanyak 140 personil gabungan dikerahkan dalam operasi ini. Rinciannya 23 personil Polri, 2 personil TNI, 8 personil BPBD, 25 personil Damkar Kabupaten Pelalawan, 11 personil Fire Fighter PT. RAPP, 40 personil RPK PT. PMBN, 13 personil RPK PT. Agrita Sari Prima, 12 personil RPK Asian Agri Group, dan 6 personil MPA Desa Rantau Baru.

 

Bupati Pelalawan H.Zukri kepada riaudetil.com menyampaikan bahwa tim gabungan fokus pemadapan karbutka di Kelurahan Kerumutan dan desa rantau baru.

 

” Kerjasama dan Koordinasi Kita berjalan baik dan lancar.Tentunya semua pihak bergerak melakukan pemadaman mengantisiasi meluasnya areal yang terbakar.Perusahaan juga Kita minta partisipasi aktifnya dalam menurunkan alat berat terutama untuk mencari sumber air dan lainnya,” terang Bupati dengan optimis.

 

Sementara itu, Waka Polres Pelalawan menyampaikan peralatan yang digunakan cukup lengkap untuk mendukung pemadaman. Di antaranya mesin mini striker dan max tree beserta puluhan rol selang dari Polsek, BPBD, Damkar, PT. RAPP, RPK dan MPA. Selain itu juga dikerahkan 2 unit drone pantau milik PT. PMBN dan PT. Agrita Sari untuk membantu memantau titik api dari udara, semua pihak bekerja sama agar api segera padam dan tidak meluas”

 

Di lapangan tim menghadapi sejumlah kendala. Sumber air sangat minim karena musim kemarau, akses jalan menuju titik api sulit dilalui, dan angin kencang membuat jarak pandang terbatas sehingga mempersulit proses pemadaman.

 

Hingga saat ini  kondisi di lokasi masih terdapat titik api dan kepulan asap tebal dari sisa-sisa kebakaran. Tim gabungan terus melakukan pendinginan secara intensif untuk mencegah api merambat dan munculnya titik api baru.

 

Beberapa upaya strategis telah dilakukan. Personil melaksanakan penyekatan di sekeliling titik api, melakukan koordinasi dengan Pemkab Pelalawan dan perusahaan di sekitar lokasi, serta memulai pulbaket dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dan pelaku pembakaran.(ZoelGomes)