Jelang Idul Adha, Emak – Emak di Pelalawan Keluhkan Kenaikan Sejumlah Bahan Pokok 

Pelalawan, riaudetil.com – Dua pekan terakhir, sejumlah bahan pokok di Kabupaten Pelalawan terkhusus di Ibukota Pangkalan Kerinci mengalami kenaikan.Sejumlah emak – emak mengeluhkan kondisi ini , terlebih 4 (empat) hari kedepan akan menghadapi Idul Adha 1447 H sekaligus libur panjang.
Pantauan riaudetil.com, Jum’at (22/5/2026) ke sejumlah pedagang di pasar BTN Kota Pangkalan Kerinci, diketahui sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan.Selisih kenaikan harga berkisar dari Rp. 2 ribu rupiah hingga Rp. 20 ribu rupiah.
Harga minyak kita yang sebelumnya Rp.17 ribu rupiah perliter kini tembus diharga Rp. 22 ribu rupiah.Informasi yang didapat minyak kita yang notabene minyak goreng subsidi juga susah didapat pedagang.Sementara minyak curah yang sebelumnya Rp. 25 ribu hingga Rp.27 ribu kini naik menjadi Rp.30 ribu perkilonya.
Telur sepapan yang sebelumnya Rp.52 ribu kini menjadi Rp.55 ribu.cabe rawit dan cabe merah yang sebelumnya berkisar Rp.30 ribu hingga Rp.35 ribu kini menjadi Rp.40 ribu perkilonya.Bawang merah yang sebelumnya Rp.40 ribu rupiah kini naik menjadi Rp.45 ribu.
Sementara itu, daging ayam potong yang sebelumnya Rp.27 ribu kini menjadi Rp.30 ribu perkilonya.Harga daging sapi yang sebelumnya Rp. 140 ribu menjadi Rp.160 ribu perkilonya.Kenaikan yang signifikan yakni segala jenis ikan.Sedangan haega beras cenderung stabil.
Salah seorang IRT, Yanti (45) yang ditemui riaudetil.com mengaku cukup pusing dengan kenaikan hampir semua bahan pokok jelang Idul Adha dan libur panjang.
” Harga bahan pokok pada naik semua pak.Kita berharap kenaikan tidak terlalu tinggi dan masih bisa dijangkau dan juga tentu stok yang tetap ada.Udah musiman seperti ini yang bikin emak – emak pusing,” tukasnya.(ZoelGomes)