Pelalawan, riaudetil.com – Kabupaten Pelalawan pada tahun 2026 ini akan menjadi tuan rumah Festival Adat Kerajaan Nusantara (FAKN) yang akan dihadiri lebih kurang 54 Kesultanan atau Kerajaan yang tergabung di Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN).Dijadwalkan FAKN digelar pada bulan Oktober bersamaan dengan HUT Pelalawan dan Hari Kebudayaan Nasional.
Demikian disampaikan Sultan Besar Pelalawan Assayyidis Syarif H.Tengku Kamaroeddin Haroen melalui Pewaris Sultan H.Tengku Kashar Haroen kepada riaudetil.com, Jum’at (24/4/2026).Menurutnya, penunjukan Kabupaten Pelalawan sebagai Tuan Rumah FAKN ke IV adalah amanah yang harus dijaga dengan menggelar hajatan besar dengan penuh tanggung jawab.
” Seyogyanya Kabupaten Pelalawan menjadi tuan rumah FAKN pada tahun 2025 lalu.Namun seiring waktu berjalan, berbagai kendala seperti persiapan dan anggaran sehingga tuan rumah dialihkan ke Kerajaan atau Kasunanan Sragen.Namun demikian, Kesultanan Pelalawan kembali mangajukan diri untuk menjadi tuan rumah pada 2026 tahun depan dan Alhamdulillah diaminkan.Kita merekomendasikan jadwalnya pada bulan Oktober bersamaan HUT Pelalawan dan Haru Kebudayaan Nasional yang jatuh setiap tanggal 17 Oktiber berdasarkan Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 162/M/2025,”ucapnya.
Ditanyakan soal persiapan, Tengku Kashar Haroen menyebutkan, dalam pertemuan awal bersama Pemkab Pelalawan lebih fokus kepada persiapan dalam revitalisasi Istana Sayap dan kondisi jalan dari Pangkalan Kerinci ke lokasi Istana Sayap di Kecamatan Pelalawan.
” Karena ini acara besar, tentu persiapannya harus matang, terutama dukungan dari berbagai pihak mulai dari Pemerintah pusat, Propinsi maupun Daerah dan pihak swasta.Memang kondisi defisit anggaran di Indonesia saat ini menjadi kendala.Kita dari Kesultanan Pelalawan siap mendampingi dan membantu Pemkab Pelalawan dalam pengajuan Proposal dalam kegiatan FAKN ke Kementerian maupun Propinsi dan pihak – pihak lainnya,” ujarnya.
Ditambahkannya, untuk revitalisasi Istana Sayap dapat diajukan ke Kementerian Kebudayaan RI dan soal jalan bisa ditindaklanjuti ke Kementerian PU RI atau melalui perwakilan di Riau.Begitupun support dari Pemprov Riau.
” Kita juga sudah lakukan koordinasi dengan anggota DPD RI asal Riau untuk menjadwalkan pertemuan bersama Kementerian PU yang hingga saat ini belum teragendakan.Ini pernah dilakukan oleh Kesultanan atau Kerajaan lainnya sebagai tuan rumah FAKN.Kita siap mendampingi Pemkab Pelalawan untuk hajatan besar ini,” terangnya.
Tengku Kashar beralasan, akan menjadi suatu penghargaan yang tak ternilai bagi Sutan Besar Pelalawan H.Tengku Kamaroeddin Haroen jika Kesultanan Pelalawan tuan rumah Festival Adat Kerajaan Nusantara.
Lebih lanjut dikatakannya, Kesultanan Pelalawan atau Kerajaan Pelalawan sejak bergabung di Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) pada tahun 2003 hingga kini tetap eksis mengikuti berbagai program terkhusus dalam agenda Festival Adat Kerajaan Nusantara (FAKN).Tercatat, Kesultanan Pelalawan terdaftar di urut nomor 8 dari 54 Kesultanan/ Kerajaan yang tergabung di MKAN,tutupnya. (ZOELGomes)

