Pelalawan,riaudetil.com – Pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pelalawan Tahun 2027 yang berlangsung di aula lantai 2 (dua) Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pelalawan, Kamis (12/3/2026) terkuak APBD tahun 2027 diproyeksi mengalami penurunan hingga Rp.1,5 Triliun saja.
Hal ini langsung disampaikan Bupati Pelalawan H.Zukri, SM.MM salam sambutannya terhasap proyeksi dan arah kebijakan anggaran serta program Pemerintah Kabupaten Pelalawan.Menurutnya, APBD tahun 2026 bernilai Tp.1,6 Triliun dan pada tahun 2027 akan mengalami penurunan Rp.1,5 Triliun.
Ditambahkan Bupati, belanja wajib pada tahun 2027 diproyeksi menelan Rp. 1,1 Triliun.Belanja operasional senilai Rp. 74 Miliar, belanja prioritas Tp.29 dan lain sebahainya. Hingga tersisa Rp. 14 milyar untuk kegiatan lainnya seperti pembangunan.
” Tentu disini perlunya efisiensi dan efektifitas dalam rencana dan pelaksanan program kegiatan.Berharap dengan anggatanbyang kecil tetap mampu memberi manfa’at besar kepada masyarakat,” ungkapnya.
Bupati meminta seluruh pihak dilinhkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan untuk lebih kreatif dan berinovasi dalam mencari dan menambah senumlah potensi guna mendongkrak Pendapayan Asli Daerah.
” Kita haris bersiap untuk menghadapi kondisi sulit kedepannya dengan tetap merujuk pada penghematan pengeluaran karena ketidakpastian situasi ekonomi atau geopolitik.Namun Kita harus optimis dalam menjalankannprogramnpemerintah untuk masyarakat.Bersama Kita bergerak dan berusaha untuk menambah potensi pendapatan dan penghasilan daerah,” tukasnya.(Zoelgomes)

