Anggota DPRD Meranti Tinjau Progres Pembangunan Duiker Jalan Pelajar, Target Rampung Sebelum Lebaran

RIAUDETIL.COM, SELATPANJANG – Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Syaifi Hasan, turun langsung meninjau progres pembangunan duiker di Jalan Pelajar, tepatnya di simpang Puskesmas Alahair, Selasa (10/2/2026). Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan legislatif sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Meranti itu menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur saluran air atau duiker ini merupakan kebutuhan mendesak yang sudah lama dinantikan masyarakat.

“Pembangunan duiker ini menjadi salah satu yang sangat ditunggu oleh masyarakat, karena fungsinya sangat vital dalam menunjang aktivitas sehari-hari warga,” ujar Syaifi Hasan usai peninjauan.

Ia menjelaskan, kerusakan duiker yang terjadi beberapa waktu lalu sempat berdampak besar terhadap kelancaran lalu lintas. Jalan tersebut merupakan akses utama yang setiap hari dilalui ratusan bahkan ribuan warga dari berbagai wilayah.

“Kita tahu sebelumnya duiker ini mengalami kerusakan cukup parah dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Bukan hanya warga sekitar, tetapi juga masyarakat dari kecamatan lain yang melintasi jalan ini,” jelasnya.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, Syaifi Hasan menilai progres pengerjaan duiker sejauh ini sudah berjalan cukup baik. Namun, ia menegaskan bahwa peninjauan langsung tetap perlu dilakukan untuk memastikan pekerjaan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

“Saya melihat langsung di lapangan, proses pengerjaan sudah berjalan dengan baik. Kunjungan ini kami lakukan untuk memastikan progres pekerjaan sesuai dengan target dan spesifikasi yang ditetapkan,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada konsultan pengawas dan pejabat pelaksana kegiatan yang dinilainya aktif hadir di lokasi pekerjaan dalam menjalankan tugas dan pengawasan.

“Kami mendukung kinerja konsultan pengawas maupun PPK yang selalu hadir dan menjalankan fungsinya dengan baik di lapangan. Ini penting untuk menjaga mutu dan kualitas pekerjaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Syaifi Hasan berharap pihak rekanan kontraktor dapat menyelesaikan pembangunan duiker tepat waktu sesuai jadwal. Ia menekankan bahwa Jalan Pelajar merupakan akses yang sangat vital bagi masyarakat luas.

“Kami berharap rekanan kontraktor bisa menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Jalan ini sangat vital, bukan hanya bagi masyarakat Tebingtinggi dan Tebingtinggi Barat, tetapi juga bagi masyarakat dari kecamatan lainnya,” tegasnya.

Ia juga secara khusus meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepulauan Meranti memberikan perhatian serius agar pekerjaan dapat dirampungkan minimal sebelum Hari Raya Idul Fitri nanti.

“Harapan kami, pekerjaan duiker ini bisa diselesaikan minimal sebelum hari raya, sehingga aktivitas masyarakat kembali normal dan tidak lagi terganggu,” tambahnya.

Rehabilitasi duiker Jalan Pelajar Desa Alahair sendiri resmi dimulai pada Kamis (29/1/2026). Sebelumnya, duiker tersebut mengalami kerusakan parah sejak pertengahan Desember 2025 yang sempat menghambat arus lalu lintas, terutama bagi masyarakat yang menuju pusat layanan kesehan dan kawasan pemukiman sekitar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia, ST, menjelaskan bahwa perbaikan duiker tersebut merupakan arahan langsung Bupati Kepulauan Meranti karena menyangkut kepentingan masyarakat luas.

“Duiker di simpang Puskesmas Alahair ini langsung diarahkan oleh Pak Bupati untuk segera diperbaiki karena berada di jalan vital yang setiap hari dilalui masyarakat,” ujar Rahmat Kurnia beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, rehabilitasi Duiker Jalan Pelajar Desa Alahair ini dibiayai melalui APBD Kepulauan Meranti sebesar Rp233.480.000. Bangunan duiker dirancang dengan panjang sekitar 18 meter, lebar 2 meter, dan kedalaman 1,8 meter, menggunakan material khusus seperti semen VC 20 dan besi tulangan berdiameter 12 milimeter. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Seagull Pasific melalui metode Penunjukan Langsung (PL) dengan masa pengerjaan selama 60 hari kalender.

Selama proses pengerjaan berlangsung, akses utama di simpang Puskesmas Alahair ditutup sementara. Masyarakat diimbau untuk menggunakan jalur alternatif demi kelancaran lalu lintas dan keselamatan bersama. ***