KAMPAR(riaudetil) – Terkait tindakan Kesehatan Masyarakat Venteriner (Kesmavet), Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar akan melakukan suntik vaksin Rabies.
Kepala Disbunnak Keswan Kampar Marahalim, S.Pt melalui Kabid Kesehatan Hewan menyampaikan bahwa langkah ini untuk mencegah penyakit zoonosis (penyakit yang menular dari hewan ke manusia).
“Vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan kera adalah metode utama dalam pengendalian, karena rabies hampir 100% mematikan setelah gejala muncul,” ungkapnya, Senin (2/2/2026).
Diterangkan Azto, petugas Kesmavet Disbunnak Keswan Kampar tentunya bekerja di lapangan sesuai kapasitas mereka.
“Tujuan utama Kesehatan Masyarakat Veteriner(Kesmavet) adalah melindungi manusia dari penyakit zoonosis (penularan dari hewan), menjamin keamanan produk pangan asal hewan yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), serta mengatur kesejahteraan hewan. Ini mencakup pengawasan dari peternakan hingga konsumsi (farm to table),” papar Azto.
Vaksinasi Rabies pada hewan peliharaan adalah langkah terpenting Kesmavet untuk melindungi manusia.
Menurut Azto, waktu pemberian vaksin hewan harus dalam keadaan sehat, tidak sedang bunting, dan disarankan diberi obat cacing satu minggu sebelum divaksin.
Petugas Kesmavet akan melakukan vaksinasi massal gratis atau terjangkau yang sering kita adakan di beberapa Wilayah Kabupaten Kampar.
“Tahun ini kita rencanakan mengadakan suntik rabies ini di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar,” ujarnya.
“Kami mengajak masyarakat agar bisa meningkatkan kesadaran akan bahaya rabies dan cara penanganan pertama dengan mencuci luka gigitan dengan sabun di air mengalir selama 15 menit,” imbuhnya.***

