KAMPAR(riaudetil)- Minat petani terhadap bibit sawit subsidi saat ini tergolong sangat tinggi, hal tersebut didorong oleh kebutuhan akan bibit unggul bersertifikat dengan harga yang terjangkau.
Program bibit sawit subsidi ini sangat dibutuhkan dan menjadi solusi utama bagi para petani, terutama petani pemula yang sering terkendala biaya tinggi untuk mendapatkan benih berkualitas.
Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kabupaten Kampar terus menjalankan program bantuan sawit subsidi tersebut. Untuk tahun 2026 ini, Disbunnak Keswan Kampar akan menyalurkan bantuan tersebut diperkirakan pada pertengahan tahun.
Saat ini saja, Disbunnak Keswan Kabupaten Kampar mengaku telah menerima proposal pengajuan bantuan yang cukup banyak.
“Ya, itu permohonan bantuan bibit sawit subsidi sudah banyak masuk dari para petani kita. Diperkirakan penyaluran akan dilakukan pada pertengahan tahun,” kata Kepala Disbunnak Keswan Kabupaten Kampar Marahalim melalui kepala bidang Usaha Tani Nuraini, Selasa (3/2/2026).
Menurutnya para petani sangat antusias mendapatkan bibit tersebut karena bibit bersubsidi membantu mereka mendapatkan benih berkualitas dengan harga yang lebih murah sekitar Rp25.000 per batang.
“Program ini akan terus kami jalankan dalam rangka membantu masyarakat atau petani agar mendapatkan bibit sawit yang berkualitas dan tentunya akan memberikan hasil yang cukup memuaskan,” pungkasnya.***

