Pelalawan,riaudetil.com – Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, hari ini,Jum’at (28/8/2026) menurunkan status dari Tanggap Darurat Bencana Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi Transisi Darurat Bencana Karhutla.
Demikian disampaikan Zulfan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan kepada riaudetil.com.Menurutnya, saat ini karhutla di Kerumutan sudah dapat dikendalikan.
” Sebelumnya melalui Keputusan Bupati Pelalawan Nomor : KPTS.300.2.1/BPBD/2026/667 selama 14 hari kedepan terhitung sejak 24 Agustus hingga 6 September 2026 ditetapkan status Tanggap Darurat Bencana Karhutla, namun hari ini status turun menjadi Transisi Darurat Bencana Karhutla” terangnya.
Zulfan menyebutkan, untuk di Kerumutan karhutla di luasan hampir 1000 hektar saat ini masih proses pendinginan diatas lahan yang penuh Asap.Areal lahan yang terbakar sudah disekat dengan kanal dan kecil kemungkinan titik api menyebar.Tentu Kita berharap tidak lagi muncul hotspot baru,” bebernya.
Ditambahkannya, Kabupaten Pelalawan saat ini terdapat 92 hotspot atau titik panas dengan sebaran 90 di Pangkalan Kerinci dan 2 hotspot di Teluk Meranti.
Dilanjutkan Zulfan, untuk di rantau baru tim masih berjibaku melakukan pemadaman api dengan sebaran 90 hotspot.
” Water bombing juga diturunkan untuk melakukan pemadaman di rantau baru dengan personil gabungan lengakap untuk mengendalikan titik api” tukasnya.(ZoelGomes)

