RIAUDETIL.COM, RENGAT – Polsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu (Inhu) melaksanakan kegiatan monitoring, peninjauan, dan pengecekan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang Ketahanan Pangan melalui Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) serta Ketahanan Pangan Monokultur Jagung Pipil di wilayah Kecamatan Rengat Barat, Rabu (24/6/2026).
“Kegiatan P2B dilaksanakan di laksanakan di 3 Desa yaitu Desa Redang, Desa Tani Makmur dan Desa Danau Tiga,” kata Kapolsek Rengat Barat Kompol Amriadi SH melalui selulernya.
Dijelaskannya, di Desa Redang dilaksanakan pukul 09.00 WIB oleh Bhabinkamtibmas Bripka Tomi Jefisa. Kegiatan dilaksanakan di Dusun Sri Tua Desa Redang dengan titik koordinat 0°20’28″S 102°26’24″E.
“Objek yang dimonitor berupa tanaman hortikultura Pepaya Madu pada lahan seluas 100 meter x 100 meter (10.000 m²) milik Jumaili Paisal,” terangnya.
Di Desa Tani Makmur dilaksanakan pukul 10.00 WIB oleh Bhabinkamtibmas Bripka Jepri Nurmanto. Kegiatan dilaksanakan di Jalan Poros Desa Tani Makmur Kecamatan Rengat Barat dengan titik koordinat -0.457423, 102.3758918.
“Objek yang dimonitor berupa tanaman Jagung Manis pada lahan seluas 20 meter x 100 meter (2.000 m²) milik Aan,” sambungnya.
Sedangkan di Desa Danau Tiga dilaksanakan pukul 10.17 WIB oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Rio Derick Zulmi. Kegiatan dilaksanakan di Jalan Tunas Karya Dusun I Desa Danau Tiga dengan titik koordinat 0,47931S 102,41232E.
“Objek yang dimonitor berupa tanaman hortikultura Kacang Panjang dan Cabai Hijau pada lahan seluas 20 meter x 30 meter (600 m²) milik Ponijan,” paparnya.
Kemudian pada pukul 14.00 WIB dilaksanakan pengecekan pertumbuhan jagung pipil pada lahan Ketahanan Pangan Monokultur PT. Talang Jerinjing Sawit yang berlokasi di Jalan Sosial Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat dengan titik koordinat (-0,4320S +102,4714E).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Rengat Barat Kompol Amriadi SH didampingi Panit Opsnal Intelkam Polsek Rengat Barat Ipda Gusviandes SH serta Ketua Kelompok Tani Maju Bersama Mamang Utep bersama anggota kelompok tani.
Lahan yang digunakan memiliki luas 1,5 hektare (15.000 m²). Penanaman jagung dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2026. Dari hasil pengecekan diketahui bahwa bibit jagung telah tumbuh dengan baik dengan tinggi rata-rata berkisar antara 10 sampai 15 sentimeter. (Man)

