RIAUDETIL.COM, INHU – Semangat kepedulian terhadap lingkungan menggema di halaman Pondok Pesantren Nurul Hikmah, Selasa (03/03/2026), kegiatan dimulai sekira pukul 17.30 WIB di Jalan Lintas Timur Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat.
Dalam suasana Ramadhan yang penuh keberkahan, Kapolres Indragiri Hulu (Inhu) AKBP Eka Ariandy Putra memimpin langsung kegiatan penanaman pohon dan silaturahmi bersama tokoh agama serta mahasiswa dalam rangka Gerakan Santri Hijau.
Hadir Waka Polres Kompol Lassarus Sinaga SH MH, para Pejabat Utama (PJu) Kapolsek Rengat Barat Kompol Amriadi SH, pimpinan Ponpes Nurul Hikmah Natiqul Khoir SH serta perwakilan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang dipimpin Fadil Irsandi bersama sembilan anggota.
“Sebanyak 180 santri turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut,” kata Kapolres Inhu melalui Kasi Humas Aiptu Misran SH.
Rangkaian acara diawali dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian alam.
Ketua PMII Fadil Irsandi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Inhu yang menghadirkan konsep Green Policing hingga menyentuh kalangan pesantren dan mahasiswa.
Ia menegaskan bahwa gerakan menjaga lingkungan bukan hanya isu global, tetapi juga tanggung jawab moral umat beragama.
Dikatakannya, mahasiswa dan santri memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah dan wujud kecintaan kita terhadap ciptaan Allah SWT.
“Kami siap bersinergi bersama Polres Inhu dalam mengampanyekan gerakan hijau ini,” ujarnya.
Kapolres Inhu menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya sebatas penegakan hukum, namun juga memiliki tanggung jawab sosial dan ekologis melalui program Green Policing yang dicanangkan Polda Riau.
“Green Policing adalah pendekatan kepolisian terhadap isu lingkungan. Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita,” ujar Misran.
Kapolres juga mengajak para santri untuk menanam minimal 25 pohon selama masa hidupnya sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kelestarian alam, khususnya di Riau yang kerap menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Selain itu, ia mengingatkan para santri agar menjauhi penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas, serta memanfaatkan waktu untuk menuntut ilmu demi masa depan yang gemilang.
Pimpinan Ponpes Nurul Hikmah Natiqul Khoir SH dalam tausiyahnya turut mengutip hadis dan dalil Al-Qur’an tentang larangan merusak bumi. Ia menekankan bahwa menjaga lingkungan adalah amanah yang harus dijalankan bersama.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan sholat Magrib berjamaah, mempererat ukhuwah antara kepolisian, mahasiswa, dan para santri. Acara berakhir sekira pukul 19.00 WIB.
Melalui Gerakan Santri Hijau ini, Polres Inhu berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. (Man)

