Dongkrak Omzet UMKM dan Dorong Literasi, PEP Lirik Hadirkan Mitra UMKM dan LILAC dalam AMK Fest 2026

Dongkrak Omzet UMKM dan Dorong Literasi, PEP Lirik Hadirkan Mitra UMKM dan LILAC dalam AMK Fest 2026

RIAUDETIL.COM, RENGAT – Anak Muda Kreatif (AMK) Fest 2026 sukses menjadi magnet bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Festival rakyat dan pameran ekonomi kreatif yang digelar di Taman Penyu, Kelurahan Air Molek Satu, Kecamatan Pasir Penyu, pada 10–12 Juli 2026 dipadati ribuan pengunjung dan berhasil meningkatkan omzet penjualan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pertamina EP (PEP) Lirik turut berpartisipasi dengan menghadirkan empat UMKM binaan yang menampilkan produk-produk unggulan hasil program pemberdayaan masyarakat.

Keikutsertaan UMKM binaan seperti Keripik Ubi Ibu, Keripik Pisang Roti (Kerispati), Ratna Songket, serta produk Proklim; Ecobrick, Jilbab dan Tumbler, menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Manager Community Involvement & Development Regional 1, Iwan Ridwan Faizal mengatakan, partisipasi PEP Lirik dalam AMK Fest merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap pengembangan potensi ekonomi lokal yang berkelanjutan. Festival seperti AMK Fest dinilai menjadi wadah yang sangat baik bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas.

“Kami bersyukur UMKM binaan PEP Lirik dapat memanfaatkan momentum ini dengan baik, bahkan mampu merasakan peningkatan omzet yang signifikan. Hal ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat mampu menciptakan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Iwan.

Selain memperkuat potensi sektor ekonomi, PEP Lirik juga menghadirkan stan LILAC (Lirik Literacy Center) yang menyediakan pojok baca dan berbagai permainan edukatif bagi anak-anak. Kehadiran LILAC menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus mendukung peningkatan budaya literasi di tengah masyarakat.

Menurut Iwan, pembangunan masyarakat tidak hanya diukur dari peningkatan pendapatan, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya. Pertamina EP Lirik tidak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga mendorong penguatan literasi anak sejak dini.

“Melalui LILAC, kami ingin menghadirkan ruang yang mampu menumbuhkan minat baca, kreativitas, dan semangat belajar anak-anak. Kami berharap upaya ini dapat melahirkan generasi yang cerdas dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang memadati stan UMKM maupun LILAC sepanjang pelaksanaan festival. Keberhasilan AMK Fest 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi dalam mengembangkan ekonomi kreatif dapat berjalan beriringan dengan upaya membangun kualitas pendidikan dan literasi masyarakat.

Melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan, PEP Lirik terus berkomitmen menciptakan nilai bersama (creating shared value) bagi masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan sosial dan ekonomi yang inklusif di wilayah operasinya. (Man)