Diduga Depresi, Pria Paruh Baya Ditemukan Bunuh Diri di Simpang IV Belilas

Pria paruh baya ditemukan gantung diri dirumah kontrakan

RIAUDETIL.COM, RENGAT – Warga Simpang IV Belilas Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dihebohkan dengan adanya penemuan mayat seorang pria yang diduga gantung diri di sebuah rumah kontrakan.

RH (48) ditemukan dalam Kondisi gantung diri dalam Rumah Kontrakan yang berada di Simpang IV Belilas RT 009 RW 003 Kelurahan Pangkalan Kasai, Selasa (23/6/2026).

Kapolsek Seberida Kompol Handono Sujaryanto SSos MH dalam laporannya menyampaikan bahwa sekira Pukul 11.30 WIB telah di terima laporan dari masyarakat bahwa adanya penemuan mayat seorang laki laki di dalam rumah kontrakan.

“Kondisi dalam keadaan Meninggal Dunia (MD) dalam posisi gantung diri, kemudian personil polsek seberida mendatangi TKP di Simpang IV Belilas,” katanya.

Dijelaskannya, pada sekira pukul 11.30 WIB Abang korban Antoni (saksi) pulang ke rumah kontrakannya yang berada di Simpang IV Belilas RT 003 RW 008, kemudian melihat pintu kontrakan (Rolling door) dalam keadaan tertutup namun tidak rapat.

Kemudian saksi masuk dan melihat korban RH (adiknya) sudah dalam keadaan gantung diri dengan menggunakan tali tambang terikat di atas pintu, dengan posisi korban tergantung.

“Saat di pegang saksi Antoni tubuh korban masih hangat, kemudian dia langsung mencari bantuan untuk menurunkan korban,” terangnya.

Dalam kesempatan itu Abang korban di bantu oleh Buyung (saksi II) untuk menurunkan korban. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Pangkalan Kasai Untuk di lakukan pemeriksaan.

Menurut keterangan Abang kandung korban, Almarhum RH sebelumnya sekitar 8 tahun yang lalu mengalami kecelakaan, setelah kecelakaan di tinggalkan oleh istrinya, sejak itu korban mengalami depresi.

“Korban setiap hari mengkonsumsi obat yang dikeluarkan rumah sakit jiwa di Padang Sumatera Barat (Sumbar), namun 3 hari ini korban tidak mengkonsumsi obat, di karenakan obatnya habis, bahkan korban sudah dua kali mencoba gantung diri,” paparnya.

Sementara itu berdasarkan hasil keterangan dokter tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan, terdapat bekas jejak tali melingkar di leher korban serta terdapat Bekas Pen di kaki kiri kanan yang sudah sembuh.

“Pihak keluarga membuat surat pernyataan tidak bersedia di autopsi dan meminta jenazah segera dibawa pulang untuk di semayamkan,” pungkasnya.