Bahas Antrean dan Kuota BBM Subsidi, Bupati Inhu Kumpulkan Pimpinan SPBU

Bahas Antrean dan Kuota BBM Subsidi, Bupati Inhu Kumpulkan Pimpinan SPBU

RIAUDETIL.COM, INHU – Menanggapi keluhan masyarakat terkait antrean panjang di SPBU, Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Ade Agus Hartanto SSos MSi mengundang Sales Branch Manager Pertamina wilayah Inhu bersama 13 pimpinan SPBU se-Kabupaten Inhu dalam pertemuan di kediaman bupati, Rabu (11/03/2026).

Pertemuan ini membahas upaya mencari solusi atas terbatasnya kuota BBM subsidi serta penumpukan kendaraan yang kerap terjadi di sejumlah SPBU.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyoroti antrean kendaraan yang dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas dan aktivitas masyarakat.

Ia juga mempertanyakan mekanisme distribusi dan pengawasan penyaluran BBM subsidi seperti Bio Solar dan Pertalite, termasuk memastikan agar penyaluran subsidi benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.

Pihak Pertamina menjelaskan bahwa kuota BBM subsidi ditetapkan secara nasional untuk periode satu tahun oleh pemerintah melalui BPH Migas.

“Pengawasan konsumsi BBM di daerah juga terus dipantau agar tidak terjadi kelebihan atau kekurangan kuota,” terangnya.

Penumpukan kendaraan di SPBU, menurut mereka, bisa dipengaruhi oleh kurangnya pengawasan terhadap kendaraan yang menggunakan barcode resmi penerima BBM subsidi.

Bupati Ade meminta pengelola SPBU meningkatkan pengawasan penyaluran BBM serta menertibkan praktik lansir dan penggunaan jerigen yang berpotensi memperpanjang antrean.

“Ketika ada kendala cepat lapor sehingga terjalin sinergi sesuai dengan porsi masing-masing, masyarakat pun dapat terlayani dan tidak terjadi penumpukan kendaraan,” tutup Ade.

Ia juga berencana membawa hasil pertemuan ini sebagai bahan diskusi dengan DPR RI dan kementerian terkait untuk mengusulkan penambahan kuota BBM subsidi bagi Inhu.

Mengingat wilayah ini merupakan jalur lintas Sumatera yang cukup panjang dan padat aktivitas kendaraan. (Man)