Pelalawan, riaudetil.com – Sudah sekira 1 bulan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kecamatan Kerumutan sejak pertama kali titik api atau fire spot muncul.Tim Gabungan hingga Rabu (26/8/2026) masih berjibaku melakukan pemadaman di lahan yang terbakar dengan luasab nyaris mencapai 1000 hektar, namun 60 persennya sudah padam dan dalam proses pendinginan.
Rusdiyanto,S.Kep Camat Kerumutan kepada riaudetil.com menyebutkan tim gabungan masih terus melakukan pemadaman maupun proses pendinginan di areal lahan yang terbakar di kecamatan kerumutan.
” Untuk hari ini, kabut asap agak berkurang dari hari – hari sebelumnya.Puskesmas Kerumutan maupun poskesdes di desa Banjar Panjang sebagai posko kesehatan juga disibukkan dengan kegiatan pemeriksaan dan pendataan warga terdampak,juga penyaluran alat kesehatan seperti masker dan bahan pokok dari sejumlah pihak dan instansi baik dari Kabupaten maupun Propinsi,” ujarnya.
Camat juga menyebutkan, warga Kecamatan Kerumutan juga bergotong royong membantu dapur umum bagi relawan maupun tim gabungan yang masih berjibaku memadamkan karhutla,ujarnya.
Ditambahkannya, hingga kini di kecamatan kerumutan belum juga turun hujan untuk mempermudah proses pemadaman karhutla dan mengurangi kabut asap.
” Ya, Kita sudah 2 kali menggelar shalat istighasah, semoga akan turun hujan di kecamatan kerumutan sehingga karhutla dapat segera teratasi dan mengurangi dampak kabut asap ditengah – tengah berjibakunya tim gabungan memadamkan api,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Puskesmas Kerumutan Harno, SKM kepada riaudetil.com tak menmapik adanya peningkatan warga yang terserang Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat dampak asap dari karhutla.
Menurutnya, jika data yang dihimpun 2 pekan terkgir hingga Senin 24 Agustus 2026 tercatat ada 72 kasus ISPA, kemudian Selasa 25 Agustus pasien ISPA bertambah 104 pasien dan pada Rabu hari ini 26 Agustus 2026 terdata 16 pasien.
” Pemeriksaan maupun pelayanan kesehatan bagi warga terpapar ISPA menjadi prioritas.Disamping itu juga sosialisasi dan imbauan agar warga menggunakan masker,mengurangi aktivitas di luar dan banyak mengkonsumsi vitamin dan air putih terus dilakukan,” tutupnya. (ZoelGomes)

