Keluhan Jalinbon dan Lingkar Pulau Mendol, Dewan PKS Pelalawan Sampaikan Aspirasi ke Ketua Fraksi PKS DPR RI 

Pelalawan,riaudetil.com – Salehuddin, A. Md.Pi Anggota DPRD Kabupaten yang juga Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS ) DPRD Kabupaten Pelalawan pada Selasa (7/7/2026) lalu saat pertemuan seluruh anggota Fraksi PKS DPRD Provinsi Riau bersama Ketua Fraksi PKS DPRD kabupaten/kota se-Riau dengan Ketua Fraksi PKS DPR RI berkesempatan menyampaikan aspirasi keluhan warga atas kondisi Jalan Lintas Bono (Jalinbon) dan Jalan Lingkar Pulau Mendol.
” Pertemuan digelar untuk menyampaikan berbagai aspirasi strategis masyarakat Riau agar mendapat perhatian di tingkat nasional.Saya langsung menyampaikan aspirasi warga terkait kondisi terkini Jalan Lintas Bono dan Jalan Lingkar Pulau Mendol yang sangat membutuhkan pembangunan terutama penimbunan sehingga mempermudah akses warga antar desa,kecamatan bahkan menuju Ibukota Kabupaten Pelalawan,” bebernya.
Salehuddin menyebutkan, dihadapan  Ketua Fraksi PKS DPR RI  Dr. H. Abdul  Kharis Almasyhari, S.E., M.Si dirinya menyebutkan untuk jalan lintas bono dari Bunut hingga sibekek, ada sekira 60 KM jalan yang harus dilakukan perbaikan atau kondisi tidak layak saat ini dan harus dilakukan perbaikan berupa penimbunan.
” Ya, ini akses antar desa dan kecamatan, terlebih lintas bon adalah akses menuju Kabupaten/Kota yang tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat.Bayangkan saja, untuk mobil ambulance tidak bisa lewat hingga dan pasien yang sakit harus digotong dibawa dengan sepeda motor dengan jalan yang jika musim penghujan kondisinya sangat parah,” ujarnya
Selanjutnya, jalan lingkar pulau mendol yang harus dilakukan perbaikan ataupun penimbunan sekira 20 Km dari panjang jalan 56 km.
” Dari 20 km yang sudah ditimbun hanya 4 km sisanya semenisasi.Kondisi ini menggangu aktivitas warga terutama soal akses transportasi dalam membawa hasil pertanian ke pelabuhan atau antar desa dan kecamatan.Sementara di Pulau Mendol ini adalah lumbung pangan dan sentra produksi beras di Provinsi Riau dengan hamparan 6 ribu hektar,” ucapnya.
Dilanjutkannya, penimbunan seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pelalawan dibeberapa titik dinilai lebih efektif dan efisien.
” Namun kondisi saat ini, dengan berbagai keterbatasan anggaran tentu akan membutuhkan waktu yang sangat lama.Kita berharap anggaran dari pusat untuk melakukan penimbunan di jalan lintas bono maupun di jalan lingkar pulau mendol,” ucapnya.
Salehuddin juga berharap, pembangunan berupa penimbunan dilakukan Quarry waste (material sisa pecahan batu/kerikil) dinilai sangat ideal digunakan sebagai timbunan pilihan pada jalan. Sifatnya yang padat, mudah menyerap air, dan tidak mudah lunak membuat material ini sangat efektif untuk mencegah penurunan jalan di area yang labil.
Ditanyakan soal respon dari Ketua Fraksi PKS DPR RI, Salehuddin menyebutkan sangat antusias dan akan menyampaikan kepada seluruh anggota DPR RI dari PKS yang ada dikomisi DPR RI, tutupnya.(ZoelGomes)