RIAUDETIL.COM, RENGAT – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar Expo tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rengat.
Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 7 Mei hingga 17 Mei 2026 ini dibuka oleh Bupati Inhu Ade Agus Hartanto SSos MSi yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhu Indrawansyah SE MSi, Sabtu (9/5/2026).
Hadir Ketua DPRD Inhu Sabtu Sinurat, Wakil Ketua DPRD Inhu Adek Chandra, PDI Perjuangan R Andrea dan R Irwantoni, perwakilan OPD, Dirut PDAM Rubianto, Lurah Sekip Hulu E Suprianda serta undangan lainnya.
Ketua HIPMI Inhu Satrio Rachmazan dalam sambutannya menyampaikan – ucapan terima kasih ke Pemda Inhu yang telah memfasilitasi kegiatan ini serta kepada sponsor ship, panitia dan seluruh stakeholder yang mendukung.
“Tujuan dari Expo ini adalah mewujudkan salah satu visi Bupati Inhu yang ingin menjadikan Kota Rengat sebagai kota event yang dapat menyedot pengunjung untuk datang ke kota Rengat,” terangnya.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi sehingga terjadi peningkatan penghasilan bagi masyarakat, khususnya kota Rengat.
“Hipmi juga akan mendorong terbentuk nya Peraturan Daerah (Perda) tentang TJSP dan CSR, sebagai bentuk kolaborasi pemerintah dan Bank serta BUMD untuk memajukan daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Inhu dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BPC HIPMI Inhu yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan ini.
“Kegiatan ini bukan hanya sekedar ajang pameran dan promosi usaha saja, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi, kreativitas, inovasi serta kebangkitan ekonomi daerah,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, dirinya berharap lahirnya pengusaha-pengusaha muda yang tangguh, inovatif dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
“Pemkab Inhu terus berkomitmen mewujudkan visi daerah yaitu terwujudnya Kabupaten Inhu sebagai pusat pelayanan industri barang dan jasa dalam lingkungan masyarakat yang religius, berbudaya serta sejahtera pada tahun 2029,” paparnya.
Untuk mewujudkan visi tersebut tentu dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para pengusaha muda melalui penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan produktif.
“HIPMI sebagai wadah pengusaha muda memiliki peran strategis dalam membangun iklim usaha yang sehat dan inovatif,” ujarnya.
Dirinya berharap, HIPMI mampu menjadi penggerak ekonomi daerah, motor membuka peluang usaha baru serta menghadirkan semangan kewira usahaan di tengah generasi muda.
Dikatakannya, kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya alam yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya.
“Karena itu, generasi muda harus berani bermimpi besar, berani memulai dan berani menghadapi tantangan,” tegasnya. (Man)

