4 Kecamatan Rawan Karhutla di Kabupaten Pelalawan Dalam Pantauan Ketat

Pelalawan, riaudetil.com – Saat ini, dari 12 kecamatan di Kabupaten Pelalawan terdapat 4 kecamatan yang masuk zona rawan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla). Diantaranya Kecamatan Pangkalan Kerinci, Bunut, Teluk Meranti dan Kuala Kampar.
Demikian disampaikan Zulfan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan kepada riaudetil.com, Senin (4/5/2026). Menurutnya, 4 kecamatan ini menjadi zona rawan karhutla dikarenakan seringnya terjadi karhutla dan banyak tersebar lahan gambut.
” 4 Kecamatan ini dalam pemantauan ketat.Patroli terus dilakukan pihak BPBD bersama tim gabungan dan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan setempat,” ucapnya.
Ditanyakan soal hotspot dan hotfire, Zulfan menyebutkan perhari ini terdapat 2 hotspot di Kecamatan Pangkalan Kerinci namun terkonfirmasi bukan firespot.
” Ya hari ini ada 2 titik panas namun sudah terkonfirmasi bukan titik api.Kita terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan,” ujarnya.
Ditambahkannya, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan di Provinsi Riau, termasuk salah satunya Kabupaten Pelalawan masih berlanjut sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 
” Dengan OMC, fokus pada teknik pendinginan  dengan menciptakan hujan untuk membasahi lahan.Meskipun saat ini Kabupaten Pelalawan Zero Hotspot dan Zero Hotfire,” bebernya.
Zulfan juga mengingatkan soal kewaspadaan terhadap fenomena El Nino pada tahun 2026 diprediksi mencapai level ekstrem atau “super”.
” Kondisi ini berpotensi memicu suhu global tertinggi, menjadikannya salah satu tahun terpanas dalam sejarah.Meningkatkan risiko tinggi Kebakaran Hutan dan Lahan serta kekeringan. Warga maupun perusahaan diimbau dan dilarang keras melakukan aktifitas  membakar,” ucapnya.
Ditambahkannya, ada saat ini level elnino masih tergolong rendah dan diprediksi super elnino untuk di Riau akan terjadi pada bulan juli atau agustus, tutupnya.(ZoelGomes)