OMC di Kabupaten Pelalawan Masih Berlanjut, BPBD Ingatkan Waspada Ancaman Super Elnino 2026

Pelalawan, riaudetil.com – Hingga saat ini, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan di Provinsi Riau, termasuk salah satunya Kabupaten Pelalawan masih berlanjut sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Demikian disampaikan Zulfan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan  kepada riaudetil.com , Senin (27/4/226) . Menurutnya, salah satu fungsi OMC agar menambah embung air sehingga lahan tidak kering untuk mencegah karhutla.
” Dengan OMC, fokus pada teknik pendinginan  dengan menciptakan hujan untuk membasahi lahan.Meskipun saat ini Kabupaten Pelalawan Zero Hotspot dan Zero Hotfire,” bebernya.
Zulfan juga menyampaikan, dalam Rakor Karhutla di Polda Riau ditekankan soal kewaspadaan terhadap fenomena El Nino pada tahun 2026 diprediksi mencapai level ekstrem atau “super”.
” Kondisi ini berpotensi memicu suhu global tertinggi, menjadikannya salah satu tahun terpanas dalam sejarah.Meningkatkan risiko tinggi Kebakaran Hutan dan Lahan serta kekeringan. Warga maupun perusahaan diimbau dan dilarang keras melakukan aktifitas  membakar,” ucapnya.
Ditambahkannya, ada saat ini level elnino masih tergolong rendah dan diprediksi super elnino untuk di Riau akan terjadi pada bulan juli atau agustus.
” Kita selalu melakuakan pemantauan, pengawasan dan berkoordinasi dengan seluruh tim gabungan untuk mengantisipasi guna mencegah terjadinya karhutla,” tutupnya.(ZoelGomes)