Pelalawan,riaudetil.com – Memasuki pertengahan bulan Ramadhan 1447 H, hotspot atau titik panas maupun firespot atau titik api di Kabupaten Pelalawan saat ini nihil.
Demikian disampaikan Zulfan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan kepada riaudetil.com, Jum’at (6/3/2026). Menurutnya, selama 3 hari belakangan hotspot maupun firespot di Kabupaten Pelalawan nihil.
” Terakhir firespot atau titik api terjadi di Gambut Mutiara Kecamatan Teluk Meranti. Sementara sebelumnya juga ditemukan hotspot di Pangkalan Kerinci, Teluk Meranti dan Pelalawan namun tidak menjadi firespot atau titik api,” bebernya.
Ditambahkannya, jika masih diukur normal, musim kemarau akan masuk pada bulan maret ini, namun karena anomali cuaca musim kemaeau sudah dimulai pada bulan februari lalu.
” Saat ini untuk wilayah Riau selama dua pekan ini dilakukan hujan buatan.Beberapa titik di Kecamatan di Kabupaten Pelalawan juga diguyur hujan,” ungkapnya.
Zulfan mengingantkan akan berpotensianya cuaca kemarau ekstrem dan panjang sesuai data dari BMKG.
” Kita bersama tim gabungan terus melakukan pemantauan dan patroli terkhusus di sejumlah titik yang menjadi langganan munculnya titik api.Kita mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.Bagi masyarakat untuk melaporkan kejadian kebakaran di Pemerintah setempat atau BPBD Pelalawan.(ZoelGomes)

